Pengadilan Agama Pacitan Bersama Pengadilan Negeri Pacitan Khidmat Laksanakan Upacara Peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI

PACITAN – Pengadilan Agama Pacitan dan Pengadilan Negeri Pacitan mengadakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia. Upacara ini berlangsung dengan khidmat dan tertib di halaman Kantor Pengadilan Negeri Pacitan. Seluruh pimpinan, hakim, aparatur peradilan, dan Dharmayukti Karini dari kedua instansi hadir dalam acara ini.

Tema peringatan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung tahun ini adalah “Peradilan Luhur Indonesia Makmur”. Tema ini mencerminkan komitmen bersama seluruh warga peradilan untuk terus menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, profesional, dan bermartabat.

Dalam acara ini, Pembina Upacara membacakan amanat tertulis Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. Ketua Mahkamah Agung RI menyampaikan bahwa Mahkamah Agung telah memberikan kontribusi nyata bagi bangsa melalui berbagai inovasi regulasi dan kebijakan. Beberapa contoh inovasi tersebut adalah penerbitan Perma Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Bank Dalam Likuidasi dan Pasca Likuidasi, serta Perma Nomor 3 Tahun 2026 tentang Putusan Pemaafan Hakim.

Ketua Mahkamah Agung RI juga menyampaikan bahwa transformasi digital terus diperkuat melalui pengembangan aplikasi e-Court, e-Berpadu, serta revitalisasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Ketua Mahkamah Agung RI mengingatkan seluruh insan peradilan bahwa tantangan fundamental saat ini bukan sekadar transformasi teknologi atau pemenuhan SDM yang adaptif, melainkan penguatan integritas aparatur. Beliau menekankan bahwa menjaga integritas aparatur pengadilan sangat penting untuk membentuk kepercayaan publik yang kokoh.

Ketua Mahkamah Agung RI juga mengimbau agar seluruh hakim dan aparatur peradilan menjauhi praktik pelayanan yang bersifat transaksional. Mahkamah Agung tidak akan memberikan toleransi bagi pihak yang mencederai marwah peradilan. Upacara diakhiri dengan doa bersama agar Mahkamah Agung senantiasa diberikan kekuatan dalam mengemban amanah menegakkan keadilan, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Pacitan. Setelah itu, diadakan sesi foto bersama sebagai simbol sinergisitas antar lembaga peradilan di Pacitan.

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *