Surabaya, 21 Januari 2026 – Pengadilan Agama Pacitan mengutus dua staf keikutsertaan dalam kegiatan Asistensi Penyusunan Laporan Keuangan dan Laporan Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2025 wilayah Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat undangan resmi dan berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan 23 Januari 2026 di Surabaya, yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan peradilan dari empat lingkungan wilayah Jawa Timur. Hadir mewakili PA Pacitan adalah Aditya Putra Widodo, S.T., selaku operator SAKTI Persediaan dan Aset Tetap, serta Murtadha Muthahhari, S.H., sebagai operator SAKTI Modul GLP. Kegiatan asistensi ini bertujuan memberikan pemahaman teknis dan pendampingan langsung kepada peserta dalam menyiapkan dan menyusun laporan keuangan serta BMN yang akuntabel dan tepat waktu. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

Pelaksanaan asistensi dipandu oleh Tim Biro Keuangan dan Biro Perlengkapan Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memberikan materi lengkap mengenai langkah-langkah penyusunan laporan keuangan. Materi mencakup pemutakhiran data persediaan, penatausahaan serta pelaporan aset tetap, termasuk pemahaman modul General Ledger dan Pelaporan (GLP) dalam aplikasi SAKTI. Para peserta juga dibekali dengan panduan penyusunan dokumen pendukung seperti rincian aset dan jurnal balik awal tahun atas transaksi akrual. Selain itu, asistensi memberikan kesempatan kepada seluruh operator untuk berdiskusi langsung dan menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi dalam penggunaan sistem aplikasi SAKTI. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas laporan dan keterampilan operator di setiap satuan kerja.

Dengan mengikuti kegiatan ini, PA Pacitan berharap dapat menerapkan semua materi yang diperoleh untuk penyusunan laporan keuangan dan BMN di satuan kerjanya. Keikutsertaan Aditya Putra Widodo dan Murtadha Muthahhari diharapkan membawa kontribusi positif dalam penyusunan laporan yang akurat, transparan, serta sesuai dengan standar yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung Pengadilan Agama Pacitan dalam mencapai tertib administrasi keuangan negara. Dukungan terhadap upaya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi institusi peradilan juga menjadi dorongan bagi seluruh jajaran di PA Pacitan. Ke depan, materi dan pengalaman dari asistensi diharapkan dapat disosialisasikan kepada seluruh tim keuangan di PA Pacitan.

Acara yang berlangsung selama empat hari tersebut menunjukkan komitmen bersama seluruh satuan kerja di Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan BMN. Para peserta dari PA Pacitan mengikuti serangkaian sesi asistensi dengan antusiasme tinggi dan komitmen untuk memperbaiki penyusunan laporan di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi wadah penting bagi operator untuk saling bertukar pengalaman serta memperkuat jaringan kerja antar satuan kerja. Dengan berakhirnya asistensi, PA Pacitan siap melanjutkan proses penyusunan laporan akhir tahun anggaran 2025 dengan pemahaman yang lebih baik. Semoga dengan peningkatan kompetensi ini, pengelolaan keuangan di PA Pacitan dapat terus meningkat dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.


